CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 30 November 2012

J. Penggunaan Fungsi LOOKUP Berikut contohnya

Fungsi Lookup
Bentuk vektor LOOKUP mencari dalam satu baris atau satu kolom berbagai (dikenal sebagai vektor) nilai, dan kemudian mengembalikan nilai dari posisi yang sama dalam satu baris kedua atau satu-kolom jangkauan. Menggunakan bentuk ini LOOKUP fungsi ketika Anda ingin menentukan rentang yang berisi nilai-nilai yang ingin Anda cocok.

LOOKUP(lookup_value,lookup_vector,result_vector)
·         Lookup_value adalah nilai yang LOOKUP mencari dalam vektor pertama.Lookup_value dapat beberapa, teks, nilai logis, atau nama atau referensi yang merujuk kepada nilai.
Lookup_vector adalah rentang yang berisi hanya satu baris atau satu kolom. Nilai-nilai dilookup_vector dapat teks, angka, atau logis nilai-nilai.
Bentuk array LOOKUP
Bentuk array LOOKUP terlihat di baris atau kolom dari sebuah array nilai pertama yang Anda tentukan, dan kemudian mengembalikan nilai dari posisi yang sama di baris terakhir atau kolom array. Menggunakan bentuk ini LOOKUP ketika nilai-nilai yang Anda inginkan untuk mencocokkan berada di baris pertama atau kolom array.
Sintaks untuk bentuk Array
LOOKUP(lookup_value,array)
  • Lookup_value adalah nilai yang LOOKUP mencari dalam array. Lookup_valuedapat beberapa, teks, nilai logis, atau nama atau referensi yang merujuk kepada nilai.
    • Jika LOOKUP tidak dapat menemukan lookup_value, menggunakan nilai terbesar dalam array yang kurang dari atau sama dengan lookup_value.
    • Jika lookup_value lebih kecil daripada nilai terkecil di pertama baris atau kolom (tergantung pada array dimensi), LOOKUP mengembalikan nilai kesalahan N/A #.
Contohnya :

0 komentar: